Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ladang Garam Baru Segera Dibangun di NTT

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2015 |19:23 WIB
Ladang Garam Baru Segera Dibangun di NTT
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kesal dengan adanya garam impor yang membanjiri pasaran. Garam impor ini untuk industri, namun tidak sedikit sudah merembes ke garam konsumsi sehingga merusak harga pasaran dan merugikan petani.
 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, agar tidak terus menjadi polemik, pemerintah berencana akan memperbaiki ladang garam baru dan investasi ladang garam di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk garam industri.

"Tapi untuk sementara kita masih perlu impor garam industri. Barangkali ada perubahan mekanisme impor kita akan lihat," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Sofyan mengakui, saat ini kebutuhan konsumsi garam konsumsi dapat dicukupi dengan produksi dalam negeri, sedangkan garam untuk industri tidak, sehingga harus melakukan impor. Namun, impor ini akan diatur kebijakannya.

"Sekarang lebih dari cukup garam konsumsi. yang enggak ada garam industri dan farmasi yang memerlukan standar tinggi sekali, sedang garam konsumsi lebih rendah," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement