Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, agar tidak terus menjadi polemik, pemerintah berencana akan memperbaiki ladang garam baru dan investasi ladang garam di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk garam industri.
"Tapi untuk sementara kita masih perlu impor garam industri. Barangkali ada perubahan mekanisme impor kita akan lihat," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2015).
Sofyan mengakui, saat ini kebutuhan konsumsi garam konsumsi dapat dicukupi dengan produksi dalam negeri, sedangkan garam untuk industri tidak, sehingga harus melakukan impor. Namun, impor ini akan diatur kebijakannya.
"Sekarang lebih dari cukup garam konsumsi. yang enggak ada garam industri dan farmasi yang memerlukan standar tinggi sekali, sedang garam konsumsi lebih rendah," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.