Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Tembus Rp14.800, Ini Komentar Boediono hingga Agus Martowardojo

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 28 September 2015 |05:31 WIB
Rupiah Tembus Rp14.800, Ini Komentar Boediono hingga Agus Martowardojo
Dolar Amerika Serikat versus Rupiah. (Foto: Dok Nusaforex.com)
A
A
A

Mantan Ekonom Standard Chartered Eric Sugandi mengatakan, merosotnya cadangan devisa Indonesia menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

"Ada faktor sentimen pelaku pasar karena jatuhnya cadangan devisa ke USD103 miliar," singkatnya kepada Okezone.

Anjloknya Rupiah merupakan salah satu imbas tidak kondusifnya perekonomian. Terkait dengan ancaman krisis keuangan yang menghadang, Mantan Wakil Presiden Boediono turut berkomentar. Boediono memandang perlu ada sikap yang cepat dari pemerintah dalam menghadapi tekanan krisis global. Langkah cepat tersebut bisa dilakukan dengan membuat kebijakan yang mampu menggerakkan perekonomian.

Berbeda dengan Boediono, Presiden Republik Indonesia Ketiga BJ Habibie memperingatkan pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya memikirkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Bagi saya, waktu saya memimpin, bukan dolarnya. Yang penting adalah lapangan kerja. Untuk saat ini seharusnya pemerintah siapkan lapangan kerja secepatnya," tutur Habibie di Hotel Shangrila.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement