Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Masuk Paket Kebijakan Ekonomi III

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2015 |13:09 WIB
Harga BBM Masuk Paket Kebijakan Ekonomi III
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid III pada hari ini guna memperbaiki perekonomian dalam negeri. Direncanakan, pengumuman ini dilakukan pada pukul 17.00 WIB di Kompleks Istana Kepresidenan.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution usai dipanggil Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (7/8/2015).

"Tadi itu kita membicarakan sebaiknya deregulasi diumumkan kapan, keputusannya nanti sore. Iya diumumkan paket kebijakan jilid III, jam 5 sore di Istana," sebut Darmin.

Pagi tadi Jokowi menggelar pertemuan ini yang dihadiri juga oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menurut Darmin, paket kebijakan ekonomi yang akan diluncurkan dinamai paket kebijakan ekonomi jilid III. Hal ini dikarenakan diumumkan pada bulan Oktober.

"Bisa ketiga dibilangnya bisa Oktober dibilangnya. Oktober. Kalau ada lagi bisa dibilang Oktober yang kedua," paparnya.

Namun, dirinya enggan membeberkan lebih rinci secara jelas mengenai gambaran paket kebijakan ekonomi jilid III. Termasuk mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ya kalau substansinya, nantilah tunggu saja sampai sore. Nanti sore (BBM) kita jelaskan," paparnya.

Darmin pun harus rela membatalkan kunjungan kerja pada hari ini ke Surabaya, karena harus mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III.

"Mau ke Surabaya sih tapi kayaknya tadi keputusannya deregulasi diumumkan sore ini," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement