"Ketiga, Peningkatan ekspor, kami ingin juga dilihat dan ditinjau bahwa fasilitas ekspor atau Komponen yang diimpor yang dipakai untuk produksi kendaraan bermotor yang mau diekspor jangan sampai dikenakan bea masuk. Karena tujuannya kan di ekspor, harusnya bebas bea masuk. Sehingga kendaraan itu bisa kompetitif di pasar global," sebutnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar diberikan insentif bagi investor baru di industri komponen, seperti tax holiday, sehingga industri komponen dalam negeri dapat berkembang dan menguatkan struktur industri. Industri komponen, saat ini baru ada 600 perusahaan, sedangkan di negara tetangga itu di atas 2.500 misalnya Thailand itu mencapai 2.500 perusahaan.
"Kelima. dalam menghadapi MEA, kita juga harus perhatikan peningkatan laboratorium uji di dalam hal ini alat uji, sistem dan SDM, sehingga uji tersebut tak perlu dilakukan di luar negeri, tapi di dalam negeri," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.