nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Potensi dan Tantangan Industri Asuransi di Indonesia

Widi Agustian, Jurnalis · Minggu 08 November 2015 13:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 11 08 320 1245594 potensi-dan-tantangan-industri-asuransi-di-indonesia-lFt0o7NQTW.jpg Ketua Dewan Komisioner OJK Mulyaman Hadad. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya peningkatan perkembangan asuransi Tanah Air. Hal ini menjelaskan bahwa masyarakat mulai memahami bahwa asuransi merupakan bagian managemen resiko yang harus mereka persiapkan dalam kehidupannya, baik sebagai proteksi diri, usaha dan lain-lain.

Ketua OJK Muliaman Hadad menyebutkan, porsi industri asuransi di Indonesia masih kecil, asetnya baru 7 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB). Sementara di negara ASEAN, asetnya tiga kali lebih besar dibanding Indonesia. Jumlah penduduk, pertumbuhan bisnis terutama UMKM, pertumbuhan peternakan dan lahan pertanian yang luas, merupakan stimulan agar pertumbuhan asuransi yang lebih besar lagi.

Ada beberapa hal yang menjadi tantangan utama, menurut Muliaman dalam perkembangan bisnis asuransi nasional, antara lain tingkat pemahaman masyrakat yang masih rendah atas jasa asuransi, akses bisnis asuransi yang relatif masih rendah, rendahnya inovasi produk asuransi yang ada, kapasitas risk coverage yang masih terbatas dan yang terakhir adalah informasi yang belum berimbang atas isu klaim asuransi.

“OJK terus berupaya sebagai regulator yang mendorong sisi suplai dan demand di dalam bisnis jasa asuransi serta meminimalisasi kerugian antar pihak, sehingga masyarakat melek asuransi yang ingin dicapai oleh industri asuransi Tanah Air bersama-sama dengan OJK diharapkan akan menjadi kenyataan, sehingga masyarakat begitu sadar dan mengerti bahwa asuransi adalah bagian dari menagemen resiko dalam kehidupan sehari-hari," paparnya.

Sebelumnya, Dewan Asuransi Indonesia ( DAI ) dalam menyambut Hari Asuransi yang jatuh pada tanggal 18 Oktober, menggelar rangkaian kegiatan masyarakat asuransi Indonesia yang telah di mulai bulan September 2015 lalu, baik kegiatan secara nasional dan kegiatan yang dilakukan masyarakat asuransi di daerah-daerah, seperti di Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Pontianak, dan Surabaya.

(wdi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini