Artinya, meski kerja enam jam, gaji yang diterima sama dengan mereka yang kerja delapan jam kerja per hari.
Hipotesis yang dipegang jajaran manajemen Svaterdalens adalah kerja selama delapan jam atau lebih per hari tidak menjamin produktivitas atau kebahagiaan karyawan.
Beberapa perusahaan Swedia telah menerapkan pola enam jam per hari. Karyawan yang kerja enam jam mengaku lebih bahagia, lebih bisa menyeimbangkan urusan kantor dan rumah. Perusahaan yang memberlakukan pola ini mengaku lebih produktif dan keuntungan naik 25 persen.
Setelah diuji coba selama setengah tahun, para perawat di rumah jompo ini merasa lebih segar dan tekanan yang dihadapi juga berkurang. Ini semua membuat kualitas layanan di panti jompo tersebut meningkat.
Para peneliti mengatakan memang masih terlalu awal untuk menarik kesimpulan yang definitif, tapi tanda-tanda awal memperlihatkan peningkatan produktivitas, sementara jumlah karyawan yang mundur untuk pindah ke perusahaan lain juga berkurang.