Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerjasama Produksi & Riset, Menteri Saleh Sambangi Pabrik Kereta Cepat China

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Minggu, 06 Desember 2015 |11:46 WIB
Kerjasama Produksi & Riset, Menteri Saleh Sambangi Pabrik Kereta Cepat China
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Selain itu, kata Saleh, juga mengingat pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatnya mobilitas penumpang serta barang idealnya disokong pula oleh transportasi kereta api. Untuk itu, pengembangan industri kereta api beserta industri penunjangnya mesti berbasis penguasaan teknologi dan aktivitas riset yang kontinyu serta bervisi jangka panjang.

"Seiring pengembangan industri di luar Jawa, kawasan ekonomi terus tumbuh dan membutuhkan jaringan transportasi massal seperti kereta api. Kita harapkan, meningkatnya pembangunan jalur kereta api berimbas pada meningkatnya industri perkereta apian," paparnya.

Selain Jawa dan Sumatera, Indonesia bakal mengembangkan jaringan kereta api di Kalimantan (2.428 km) dan Sulawesi (1.772 km). Hal ini menjadi peluang bagi industri kereta api nasional, termasuk melalui kemitraan dengan perusahaan global.

Deputi President CRRC Sifang, Tian Xuehua mengatakan, kerja sama dapat dilakukan dengan melakukan observasi dan mengalkulasi kemampuan perusahaan calon mitra.

"Industri kereta api butuh pasar yang luas dengan kebutuhan pengembangan jangka panjang. Kami terbuka pada setiap kesempatan dan akan melakukan studi karena industri ini sarat teknologi," jelas dia.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement