"Situasi saat ini sedang sulit, tapi depresiasi secara signifikan pada Rubel membuat produksi nasional kita lebih kompetitif. Saya berharap bahwa Rusia akan kembali mencapai keseimbangan,” ujar Mordashov.
Sebagai informasi, harga minyak mentah dunia yang anjlok hingga USD 100 per barel dalam 18 bulan terakhir telah berdampak pada tekanan dalam perekonomian Rusia. Pada tahun 2015, inflasi di Rusia bahkan telah mencapai 12,5 persen. Angka kemiskinan di Rusia juga meningkat sebesar 25 persen dibanding tahun 2014 yang mencapai 20 juta jiwa.
Untuk memperbaiki keadaan perekonomian, Rusia harus menjual minyak mentah dengan harga USD 82 per barel. Namun, hal ini sulit untuk dicapai mengingat harga minyak dunia saat ini yang terus mengalami penurunan hingga di bawah USD 30 per barel.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.