nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bermodal Rp64 Juta, Hary Tanoe Beberkan Rahasia Kesuksesan Bisnisnya

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2016 09:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 01 29 320 1299945 bermodal-rp64-juta-hary-tanoe-beberkan-rahasia-kesuksesan-bisnisnya-vpSDfLABu0.jpg CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (Foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) membocorkan kiat sukses membangun bisnisnya. Menurutnya, untuk memulai bisnis, terlebih dahulu jeli membidik usaha apa yang akan digelutinya. Dia mengaku, saat dirinya masih duduk di bangku kuliah, pada semester IV sudah mulai mempelajari akan fokus pada jurusan apa.

"Semua saya pelajari satu persatu. Dan akhirnya, saya melihat belum banyak yang tertarik dengan bursa efek. Sehingga saya putuskan saya mengambil jurusan yang fokus mempelajari bursa efek. Hingga akhirnya saya lulus dan saya pun mendapatkan beasiswa juga," ujar dia saat memberikan sambutan di Gahtering Komunitas Pasar Modal MNC Security bersama Bursa Efek Indonesia di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Kamis kemarin.

Kemudian, Hary Tanoe pun memulai usahanya. Modal awal dirinya dalam membangun bisnisnya sebesar Rp64 juta dengan Surabaya yang menjadi kota awal dirinya merintis usaha. Perusahaan sekuritas bernama Bhakti Investama merupakan perusahaan securitas pertama yang dia dirikan.

"Saya kerja keras membangun usaha ini. Ada 18 jam saya habiskan setiap harinya. Masuk jam 7 pagi, pulang jam 2.00 WIB pagi. Terus begitu tiap hari," ungkap dia.

Namun, Hary menyatakan saat itu dia merasa perusahaannya lambat berkembang. Pasalnya, mayoritas perdagangan saham ada di Jakarta bukan di Surabaya yang membuat dirinya memutuskan untuk pindah.

Di Jakarta, HT mengaku buta sama sekali tentang Kota Metropolitan itu. Bahkan kantor pertama yang disewannya itu satu gedung dengan bisnis karoke.

Namun semua itu tak diperdulikannya. Seperti di Surabaya, di Jakartapun HT mengaku menghabiskan waktu untuk bekerja selama 18 jam.

Hasilnya, ungkap HT, buah kerja kerasnya selama 18 jam membuahkan hasil. Setelah beroperasi selama tujuh tahun di Jakarta, Bhakti Investama mulai berkembang dan menjadi salah satu emiten di BEI, dengan kode BHIT.

"Bhakti Investama menjadi perusahaan sekuritas kedua yang mencatatkan sahamnya di BEI. Kala itu, Bhakti Investama mendapatkan dana dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) lebih dari Rp80 miliar," terangnya.

Keberhasilan itulah yang merupakan cikal bakal lahirnya MNC Investama Tbk. Menurut HT, pengalaman pertamanya menghimpun dana dari pasar modal langsung di gunakan untuk mengembangkan usahannya mengembangkan Bhakti Investama yang telah berubah nama menjadi MNC Investama Tbk pada semester I-2013.

Keberhasilan itu tak membuat pria kelahiran 26 September 1965 puas. HT terus mengembangkan bisnisnya. Serta melakukan merger dan akuisisi dan merambah ke bisnis media hingga akhirnya Ketua Umum Partai Perindo ini dikenal sebagai "Raja Media" di Tanah Air.

"Sebelum memulai bisnis, jeli dulu memilih apa yang akan kita kerjakan. Kerja keras saja tidak cukup bila Tuhan tak mengijinkan. Pasar modal itu memberikan modal kepada kita untuk memperbesar scoop bisnis yang kita kelola setelah berkembang pesat," pungkasnya.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini