Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KKP-FAO Kerjasama Kelola Statistik Perikanan

KKP-FAO Kerjasama Kelola Statistik Perikanan
Ilustrasi : Okezone
A
A
A

JAKARTAKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) dalam mengelola data statistik sektor kelautan dan perikanan Indonesia mulai dari bidang perikanan tangkap hingga budidaya.

“FAO menilai Indonesia telah menerapkan prinsip-prinsip strategi global pengelolaan data dengan memanfaatkan secara optimal hasil dari Sensus Pertanian yang dilakukan oleh BPS,” kata Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi KKP Budi Sulistiyo yang dikutip dari Antara, Rabu.

Dia memaparkan, sensus Pertanian tersebut dikembangkan KKP dalam kerangka survei dengan menggunakan metodologi yang disesuaikan dengan karakteristik pengelolaan data sektor kelautan dan perikanan.

Selain itu, lokakarya juga telah digelar oleh KKP-FAO untuk untuk memperkenalkan konsep pedoman penguatan statistik perikanan tangkap dan perikanan budidaya melalui kerangka sensus. “Setelah itu, menyosialisasikan penggunaan pedoman ini untuk memperbaiki sistem pendataan dan statistik perikanan tangkap dan perikanan budidaya berbagai negara, khususnya kegiatan skala kecil,” ujarnya.

Sebelumnya, terkait dengan statistik perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya menyebut, pembangunan perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan harus didukung dengan ketersediaan data yang akurat dan dihimpun secara cepat dan tepat. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan Sistem Data Base atau Basis Data yang selalu up date dan terhubung dengan sumber data.

“Kevalidan suatu data, khususnya data statistik, sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan serta penetapan kebijakan. Sehingga kebijakan dan keputusan yang diambil akan dapat memenuhi keinginan masyarakat dan juga tepat sasaran,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, pada acara Sinkronisasi Data Base Sistem Informasi Manajemen Statistik (SIMSTAT) Perikanan Budidaya di Bogor, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.

“Untuk meningkatan kevalidan dan keakuratan data statistik perikanan budidaya ini, berbagai pihak harus menyesuaikan metode pengumpulan datanya dengan yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan juga berkoordinasi dengan Pusat Data Statistik dan Informasi (PUSDATIN) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” tambah Slamet.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement