JAKARTA - Reklamasi seringkali dijadikan alternatif ketika semakin terbatasnya lahan di sebuah kota. Pembuatan pulau rekayasa itu sering juga memicu pro dan kontra, tidak terkecuali reklamasi di pantai utara Jakarta.
Menurut arsitek pemerhati perkotaan dan pengurus nasional Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Aditya W Fitrianto menilai, reklamasi juga bisa berdampak negatif terhadap kawasan Kota Tua Jakarta. (Baca juga: Rencana Reklamasi Perlu Dievaluasi Ulang)
"Bisa terkena dampak juga Kota Tua, yang rencananya mau kita jadikan World Heritage, seperti Borobudur. Tapi makin ngeri ya," ujar Aditya kepada Okezone belum lama ini.
Aditya menambahkan, terkenanya Kawasan Kota Tua terhadap dampak negatif yang ditimbulkan dari reklamasi, dikarenakan penurunan permukaan tanah akibat hilangnya ekosistem hutan bakau di pantai utara. (Baca juga: Reklamasi Jadi Ancaman bagi Ekosistem Teluk Jakarta)
"Yang nantinya dapat berdampak semakin sering banjir air laut yang pasang menggenangi Kota Tua Jakarta, padahal sekarang kita sedang ajukan sebagai World Heritage," pungkasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.