"Masa mau cari-cari info soal gosip orang saja mudah, ko data untuk susah banget. Zaman sekarang kan zaman keterbukaan," tuturnya.
Bambang menambahkan, di dalam G20 pajak menjadi fokus utama pembahasan di luar makro dan financial sector. Setelah diikuti, ternyata kunci negara maju yang institusi pajaknya sudah dianggap hebat atau role model mulai frustrasi karena pajak negaranya harus diterima oleh negara lain.
"Maka itu muncul BEPS G20 yaitu esensi dari pelarian pajak. Masing-masing negara G20 punya cerita sendiri, ini sebel sama itu AS sama itu, Inggris dan Italy juga karena pajak negaranya pindah. Maka itu keterbukaan adalah salah satu jawabannya," tuturnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.