Jangan sampai, kata dia, pengambilan material untuk reklamasi mengabaikan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di kawasan tambang pengambilan material reklamasi. (Baca juga: Pasir Reklamasi Jakarta Berasal dari Banten)
“Jalan tambangnya melewati pemukiman atau tidak. Jangan sampai malah menimbulkan penyakit dan kecelakaan.
Jadi harus benar-benar terintegrasi,” ucapnya. Guna membahas persoalan reklamasi Teluk Jakarta yang kemungkinan dampaknya akan dirasakan wilayah Jabar tersebut, Wagub mengaku sempat membahas hal tersebut dengan beberapa menteri dan instansi terkait lainnya.
Menurutnya, ketika itu sejumlah menteri menyatakan menolak proses reklamasi Teluk Jakarta tersebut. “Tapi Pemprov DKI mendorong terus. Saya bilang sedikit bercanda tapi mungkin benar, jadikan saja (Teluk Jakarta) seperti Venezia (Italia), jadi wisata air. Karena tanahnya kan turun terus, dan tanah air dalamnya pun tersedot terus, di mana turunnya 4,5 cm setahun,” ungkap dia.
Dengan dijadikan kawasan wi ata air seperti di Venezia, lanjutnya, mata pencaharian penduduk di sekitar Teluk Jakarta juga bisa diselamatkan. Penduduk Teluk Jakarta, bisa tetap melaut dan menjadi nelayan.