Share

Ironis, London Kalahkan Indonesia dalam Keuangan Syariah

Dedy Afrianto, Okezone · Selasa 17 Mei 2016 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 17 320 1390509 ironis-london-kalahkan-indonesia-dalam-keuangan-syariah-BBmefiScny.jpg Ilustrasi : Reuters

JAKARTA - Indonesia saat ini membidik potensi pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pembiayaan syariah, ditargetkan pembangunan infrastruktur dapat dilakukan pada berbagai daerah.

Menurut Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sardjito, saat ini Indonesia masih memiliki tantangan berat untuk menumbuhkan industri keuangan syariah. Pasalnya, hingga kini masih sedikit masyarakat dan kalangan intelektual yang memahami secara konseptual maupun praktikal mengenai ekonomi syariah.

"Di Indonesia pasarnya masih belum dalam sehingga kita perlu banyak instrumen. Instrumen syariah juga banyak belum dipahami oleh masyarakat Indonesia bahkan yang beragam Islam," kata Sardjito dalam acara sidang tahunan IDB di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

[Baca juga: Arab Saudi Perkuat Hubungan Ekonomi dengan Indonesia]

Bahkan, lanjutnya, keadaan ini menyebabkan Indonesia saat ini tertinggal jauh dari London dalam hal pengembangan ekonomi syariah. London pun kini telah menjadi salah satu kiblat dari pusat pembelajaran ekonomi syariah di dunia.

"Ramai orang mau belajar Islamic finance ke London. Agak ironi gitu kan, karena Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia," jelasnya.

Untuk itu, saat ini perlu dilakukan edukasi oleh pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai ekonomi syariah dan berbagai instrumennya. Menurut Sardjito, edukasi ini perlu dilakukan seperti yang telah dilakukan oleh Malaysia dalam hal pengembangan sumber daya manusia pada bidang ekonomi syariah.

"Makanya OJK perlu edukasi terus menerus agar supaya investor mengerti sehingga kalau nggak mengerti gimana. memang problemnya cukup banyak. Jadi seperti yang dilakukan oleh Malaysia dan juga yurisdiksi lain," tukasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini