JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan pengarahan terkait fasilitas Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi penerbitan Dana Investasi Real Estate (DIRE) kepada seluruh menteri dan pimpinan lembaga terkait.
Jokowi menilai, pengarahan yang telah di berikan ini sangat berkaitan dengan kompetisi antar negara, salah satunya dalam meningkatkan posisi kemudahan berinvestasi Indonesia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai, pemerintah telah membentuk peta mana daerah yang memberikan banyak pengaruh dan tidaknya terhadap arus modal dan investasi yang masuk ke Indonesia. (Baca juga: Pengembang Pertanyakan Pasar DIRE di Indonesia)
"Kompetisi kita dengan negara-negara tetangga-tetangga kita di Asia, baik Thailand, Vietnam yang dulu jauh di bawah kita sekarang ini mulai melampaui kita dan kalau tidak kita berani melakukan perbaikan baik di birokratisasi, deregulasi di pusat dan daerah betul-betul kita akan ditinggal," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/7/2016).
Oleh karena itu, kata Jokowi, pengarahan yang berkaitan dengan DIRE dan berkaitan BPHTB. "Karena yang kita lihat kemarin memang yang berkaitan dengan real estate yang banyak berkaitan adalah di bapak ibu semuanya bupati wali kota juga di provinsi di gubernur sehingga di hari ini akan berbicara masalah itu," tambahnya.