Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sistem Drywall Mampu Hemat Biaya Konstruksi hingga 17%

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2016 |16:08 WIB
Sistem <i>Drywall</i> Mampu Hemat Biaya Konstruksi hingga 17%
Ilustrasi: drywallinstallation
A
A
A

JAKARTA - Papan gipsum di Indonesia penggunaannya terbilang masih belum 'membumi'. Padahal, penggunaan gipsum atau drywall system pada bangunan dapat menghemat biaya konstruksi hingga 17 sampai 20 persen.

Global Systems Development Manager Saint-Gobain Gypsum Activity UK Matthew John Sexton mengatakan, ada beberapa keuntungan dalam menggunakan sistem dry wall dalam bangunan. Salah satunya menghemat biaya konstruksi.

"Selain menghemat biaya konstruksi juga menghemat penggunaan air sampai 3,5 juta liter untuk pembangunan high-rise residential di Asia, karena penggunaan papan gipsum tidak menggunakan air yang banyak," kata dia dalam paparan di Jakarta, Kamis (21/7/2016). (Baca juga: Kebutuhan Gipsum di Indonesia Masih Tinggi)

Matthew menambahkan, hal yang paling signifikan terlihat pada penggunaan drywall adalah waktu pengerjaan lebih cepat 21 persen dibandingkan dengan penggunaan bahan konvensional seperti semen dan batu bata.

"Dry wall adalah solusi untuk kebutuhan akan hunian karena mudah diaplikasikan dan cepat, dan juga karena tergolong green product sehingga mampu mengurangi dampak lingkungan karena sustainable," ujarnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement