NUSA DUA - Presiden Jokowi telah melakukan reshuffle jilid II. Reshuffle ini diharapkan dapat membawa angin perubahan yang membuat perekonomian tumbuh lebih baik.
Ekonom Mandiri Sekuritas Leo Putra Rinaldy mengatakan, saat ini masalah dari sisi fiskal masih cukup besar lantaran target pajak yang terlalu tinggi. Pasalnya, pemerintah terlalu banyak menaruh asa pada kebijakan baru Tax Amnesty.
"Target pajak terlalu besar, naik 24 persen. Include tax amnesty. Sementara leverage turun," katanya di Nusa Dua, Bali, Minggu (31/7/2016).
[Baca juga: Sri Mulyani, Kartini Modern yang ke Ibu Pertiwi]