Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penurunan Harga Gas Industri Terus Dikaji

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 02 September 2016 |11:05 WIB
Penurunan Harga Gas Industri Terus Dikaji
(Foto: Koran SINDO)
A
A
A

Di China, rata-rata USD4 per MMBTU. Padahal, gas itu berasal dari Tangguh. Tapi, di Indonesia kenapa bisa mahal?” ujar Luhut. Di samping itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini juga telah meminta Kementerian Perindustrian mengkaji dampak yang ditimbulkan dari rencana penurunan harga gas.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dampak yang ditimbulkan dari penurunan harga gas industri mempunyai efek ganda, di antaranya menciptakan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja.

Sementaraitu, DirekturJenderal Kimia, Tekstil, dan Aneka Industri Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwi Wahjono mengatakan, harga gas bumi di pasar global berada pada kisaran USD4,5 per MMBTU.

Jika harga gas diterapkan untuk industri di dalam negeri, industri lokal akan berdaya saing tinggi sehingga mendorong kinerjanya. ”Dampaknya penyerapan tenaga kerja lebih besar. Sebaliknya, harga gas yang tinggi akan sulit bersaing dengan negara lain,” katanya.

Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih meminta Kementerian ESDM menurunkan harga gas industri. Harga gas yang rendah, menurutnya, sangat penting untuk mendorong kinerja industri.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement