Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lahan Permukiman Kota Semakin Menipis

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 19 September 2016 |12:00 WIB
Lahan Permukiman Kota Semakin Menipis
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

YOGYAKARTA– Ketersediaan lahan untuk pembangunan permukiman baru di Kota Yogyakarta dari tahun ke tahun semakin berkurang. Perlu solusi dari pemerintah untuk mengantisipasi kebutuhan lahan permukiman bagi masyarakat di kota yang hanya memiliki luas wilayah 32,5 kilometer persegi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengakui keterbatasan lahan menjadi persoalan tersendiri yang harus segera dipecahkan.

“Dengan lahan permukiman yang terbangun saat ini 2.102 hektare, ketersediaan lahan untuk permukiman baru jumlahnya sangat terbatas,” ungkap Edy, kemarin.

Berdasarkan hasil pemetaan Bappeda, dari total luas wilayah 32,5 kilometer persegi, kepadatan penduduk Kota Yogyakarta saat ini mencapai 12.322 jiwa per kilometer persegi. Sedangkan total tempat tinggal pada 2015 tercatat 92.965 unit. (Baca juga: Lahan Milik Bank Tanah Solusi Relokasi Pemukiman)

Jika dihitung antara jumlah penduduk dan pertumbuhannya maka proyeksi kebutuhan hunian mencapai 101.526 unit baik tipe sederhana, menengah, maupun mewah. “Secara teoritis masih ada kekurangan sebanyak 8.560 unit hunian,” paparnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement