Untuk program BP2BT ini rencananya pemerintah juga akan menggandeng beberapa bank pelaksana seperti Bank BRI, Bank Artha Graha, dan Bank BTN. Selain itu, program ini juga akan melibatkan lembaga asuransi atau jaminan lainnya, seperti Jamkrindo. (Baca juga: 18.000 Unit Rumah Bakal Terima Bantuan PSU Tahun Depan)
Menurutnya, progam kerjasama dengan Bank Dunia ini tidak hanya menyangkut program BP2BT tetapi juga menyangkut bantuan teknis lainnya. Misalnya, seperti untuk konsultasi Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). “Kami saat ini sedang membahas tentang Peraturan Pemerintah tentang Tapera. Tapera ini harus sudah diimplementasikan pada Maret 2018,” ujar Maurin.
Task Team Leader dari Bank Dunia, Taimur Samad meminta pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan untuk menyiapkan regulasi pendukungnya, seperti Keputusan Menteri (Kepmen), Peraturan Menteri (Permen) maupun Surat Keputusan (SK) dan peraturan lainnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.