JAKARTA - Kebutuhan akan pakaian seperti kemeja dan pakaian kerja lainnya membuat industri tekstil bertumbuh. Hal ini yang membuat pemilik dari eksportir kain terbesar China, Shenzhou International Ma Jianrong menjadi orang terkaya nomor 43 dengan kekayaan mencapai USD4,3 miliar menurut daftar 400 orang terkaya di China yang dirilis Forbes.
Shenzhou yang go public di Hong Kong pada tahun 2005 adalah perusahaan pakaian rajut terintegrasi terbesar di dunia. Penjualan dalam enam bulan pertama tahun ini meningkat sebesar USD1 miliar.
Perusahaan membukukan persentase yang signifikan dari pengadaan pakaian merek besar seperti 12% dari Nike, 12% dari Adidas, 14% dari Uniqlo dan 30% dari Puma. Dalam laporan September, Citibank memprediksi angka tersebut akan meningkat dengan 3-5 persen pada tahun 2020. Bisnis ini membantu peningkatan sahamnya lebih dari 40% pada tahun lalu.
Selain pakaian, pihaknya juga melakukan terobosan dengan memproduksi sepatu dengan teknik merajut di bagian atas sepatu, bukan seperti biasa yang berbahan kulit sintetis. Perusahaan ini adalah pemasok terbesar bagian atasnya merajut untuk Nike.
Kekuatan Shenzhou mempunyai banyak pekerja. Selain di China, perusahaan memiliki sekitar USD300 juta yang diinvestasikan di Vietnam.
(Dani Jumadil Akhir)