Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag Enggar Sebut RCEP Lebih Menguntungkan dari TPP

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 06 Desember 2016 |17:03 WIB
Mendag Enggar Sebut RCEP Lebih Menguntungkan dari TPP
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Selain itu, lanjut Enggartiasto, dengan hadirnya tiga negara besar seperti Indonesia, China, dan India diyakini pertumbuhan ekonomi regional maupun global akan tumbuh mengesankan. Dengan total PDB ekonomi RCEP pada 2025 diproyeksikan mencapai USD100 triliun. "Ini hampir dua kali lipat outlook proyeksi ekonomi TPP," ucapnya.

Melalui potensi tersebut, jelas Enggartiasto, mata dan telinga publik tengah tertuju pada proses negosiasi RCEP. Semua menanti apakah kesepakatan RCEP bermakna komersial dan saling menguntungkan dalam waktu dekat?

RCEP beranggotakan 16 negara. Rinciannya, 10 negara ASEAN (Filipina, Thailand, Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Vietnam) serta 6 negara mitra dagang ASEAN (China, Australia, Jepang, India, Korea Selatan, dan Selandia Baru). (dng)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement