"Pelarangan bijih mineral, UU minerba, sudah membuat hasil, misalnya di Morowali, sekarang nikel proses, bauksit proses jadi apa stainless steel. Investasi tahun lalu sudah USD5,45 miliar, tahun ini total kira USD 8,4 miliar, akibatnya apa, pertumbuhan ekonomi di sana 15,7%, ini membantu pertumbuhan ekonomi di seluruh Pulau Sulawesi 6,6%," jelasnya.
Hanya saja, Luhut masih berhati-hati terkait kebijakan ekspor mineral. Jangan sampai hal ini justru akan merugikan masyarakat.
"Saya pikir kami masih ingin berhati-hati, jadi kalau sampai melanggar UU, itu dampak tidak baik, jadi untuk nikel dan bauksit belum terpikirkan untuk membuka itu lagi, karena itu sangat positif terhadap ekonomi kita. Kita lihat saja nanti karena masih perdebatan. Saya sih hanya sampaikan saya enggak mau ada pelanggaran UU yang bisa berdampak macam-macam," tukasnya.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.