Sementara Sekretaris Perusahaan ACES, Helena Tanzil mengatakan, pihaknya menganggarkan belanja modal Rp250 miliar untuk ekspansi gerai serta untuk modal kerja. Sumber dana belanja modal tersebut berasal dari kas internal. ACES akan membangun gerai di beberapa kota besar di Indonesia. Daerah paling baru adalah Aceh. ACES juga akan menambah beberapa gerai lagi di Balikpapan, Pekanbaru, dan Bandung. "Aceh adalah pasar baru, sisanya hanya penambahan dari gerai sudah ada," kata Helena.
.Analis Daewoo Securities Indonesia Christine Natasya mengatakan, salah satu tantangan ACES adalah lemahnya pasar properti saat ini. Padahal 59% pendapatan ACES berdasarkan produk rumah tangga yang berkorelasi dengan pasar properti. "Kami melihat marketing sales properti masih lemah hingga kuartal tiga tahun 2016 dibandingkan periode sama tahun lalu," katanya.
Ini jadi indikasi kinerja sektor properti tahun depan masih lemah. Christine memprediksi, same store sales growth (SSSG) ACES di Oktober berpeluang naik seiring kenaikan indeks keyakinan konsumen yang mencapai level 116,8 pada Oktober.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.