GRESIK – Petani mangga di Indonesia patut bangga. Sebab, Indonesia merupakan salah satu penghasil mangga terbesar di dunia. Technical Manager PT Rainbow Agrosciences Adi Wihardi mengatakan, dengan produksi 2,4 juta ton mangga per tahun, Indonesia menjadi penghasil mangga terbesar keempat di dunia.
Menariknya, di Indonesia mangga adalah komoditas pertanian buah kedua terbanyak setelah pisang. “Tapi berlimpahnya mangga tidak berbanding lurus dengan pendapatan petani. Makanya, perlu dicari terobosan,” ungkapnya dalam Kampanye Bangga Menjadi Petani Mangga di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) kemarin.
Dalam kegiatan hasil kerja sama PISAgro, PT Syngenta Indonesia, dan PT Rainbow Agrosciences itu, Adi mengatakan, harus dipikirkan cara agar pohon mangga bisa dipanen ketika bukan musim panen. Karena itu, harus dioptimalkan peran teknologi.
“Sebagai langkah awal, targetnya petani kecil di Jawa Timur serta NTB diajak dan diajari cara membuat panen mangga saat tidak musim panen. Biar kalau panen harganya mahal,” kata Adi.
Regional Sales Manager Jawa Timur PT Syngenta Indonesia Nur Hidayat mengatakan, selain itu, masalah pasar yang kelebihan pasokan saat musim panen hingga harga rendah. Makanya, perlu dilakukan sosialisasi kepada para petani untuk panen musim awal.