nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Depan Presiden, Baznas Usung Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 14 Juni 2017 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 14 320 1715721 di-depan-presiden-baznas-usung-transparansi-dan-akuntabilitas-pengelolaan-zakat-hFPiVkiShC.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini telah melakukan pembayaran zakat. Pembayaran zakat ini dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo pun menyatakan apresiasinya terhadap Jokowi. Hal ini pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berzakat.

"Dengan terbitnya UU no 23 tahun 2011 tentang Pengelolaaan Zakat, maka zakat, baik pengumpulannya maupun pendistribusiannya, sudah menjadi urusan negara. Terkait dengan itu, pada kesempatan ini kami dari Baznas menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, para Menteri, para pejabat eselon 1, dan para pimpinan BUMN," kata Bambang di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa pimpinan daerah di Indonesia. Terdapat 10 kepala daerah yang hari ini yang turut membayar zakat melalui Baznas.

"Semoga Allah SWT menganugerahkan keberkahan yang berlipat ganda kepada Bapak Presiden dan para muzakki yang menyertai beliu hari ini, menyucikan dan menumbuhkan hartanya yang tersisa, serta menganugerahkan ketenangan jiwa. Alhamdulillah, keteladanan bapak-bapak dan ibu-ibu pada hari ini juga diikuti oleh 10 gubernur, yaitu gubemur Jawa Barat, Banten, Lampung, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan NTB, yang bersama para pimpinan di daerahnya masing-masing juga menunaikan zakatnya melalui Baznas Provinsi," jelasnya.

Membayar zakat, kata Bambang, adalah bagian dari penerapan nilai-nilai Pancasila. Hal ini pun sejalan dengan perintah agama Islam.

"Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi umat Islam di Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai dasar negaranya, karena dengan menunaikan zakat sila Ketuhanan Yang Maha Esa, sila Kemanusiaan, sila Persatuan, sila Kerakyatan, dan sila Keadilan Sosial dilaksanakan dengan nyata sekaligus. Ini sangat sejalan dengan perintah Allah dalam Alquran, yaitu perintah mendirikan salat yang diikuti dengan perintah menunaikan zakat, yang diulang-ulang sampai 32 kali. Ini berani bahwa sukses dalam hablumminallah harus senantiasa dibuktikan dengan sukses dalam hablumminannas. Kesalehan relijius harus berbuah kesalihan sosial," ujarnya.

Saat ini, Baznas terus melakukan upaya untuk meningkatkan penerimaan zakat di Indonesia. Perbaikan layanan pun terus dilakukan pada berbagai sektor.

"Baznas pada periode kepengurusan 2015-2020 ini telah bertekad untuk terus menggelorakan gerakan zakat dalam semua aspeknya, baik dalam pengumpulannya, pengelolaan keuangannya, serta dalam pendistribusian dan pendayagunaannya. Kami menamakan gairah peningkatan zakat di seluruh Indonesia ini sebagai kebangkitan zakat dan era ini kami sebut sebagai era kebangkitan zakat," jelasnya.

Pada 2016 zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya yang berhasil dikumpulkan secara nasional oleh Baznas Pusat, 34 Baznas Provinsi, 514 Baznas Kabupaten/kota, dan sekira 50-an lembaga naik zakat telah meningkat 37,45% menjadi Rp5,017 triliun dibandingkan dengan pengumpulan tahun 2015 sebesar Rp 3,65 Triliun. Sejalan dengan itu jumlah muzakki secara nasional mencapai 4.181.078 jiwa pada 2016, naik 37,45 % dari jumlah muzakki pada 2015 sebanyak 3.041.974 jiwa.

Namun pencapaian ini barulah merealisasikan 6% saja dari estimasi potensi zakat rumah tangga nasional yang diperkirakan mencapai sekira Rp90 Triliun pada 2010.

"Berbagai upaya kami lakukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan zakat dengan membangun paradigma baru dalam penghimpunan zakat, pengelolaan keuangannya, dan dalam berbagai pendekatan pendistribusian zakat. Baznas berkomitmen mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini