Share

Riset Singgung Reshuffle Kabinet, Dirut Bahana Bakal Dicopot?

Widi Agustian, Okezone · Senin 17 Juli 2017 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 17 278 1737938 riset-singgung-reshuffle-kabinet-dirut-bahana-bakal-dicopot-FgIIEmj4CI.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Marak beredar kabar Direktur Utama Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Dwina Septiani Wijaya bakal dicopot. Gara-garanya adalah riset dari Bahana Sekuritas, anak usaha Bahana Group, yang menyinggung perihal reshuffle kabinet.

Walau begitu, sampai saat ini belum ada pergantian di BUMN tersebut.

"Yang bisa kami klarifikasi adalah, kami belum tahu soal pergantian direksi di Bahana secara holding, maupun di Bahana Sekuritas," kata Senior Manager Corporate Communication Bahana Group I Gede Suhendra kepada Okezone di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Soal riset tersebut, dia menyebut, Bahana memang selalu membuat ulasan atau riset untuk menyikapi perkembangan situasi terkini, khususnya terkait dengan isu-isu ekonomi yang berpotensi memiliki dampak, baik ke perekonomian secara umum maupun ke pasar modal.

"Riset yang kita buat sebenarmya standar. Kita mengikuti situasi, perkembangan yang beredar di publik, juga di media massa," ucap dia.

Pada intinya, riset yang menjadi titik permasalahan itu menyebutkan Menteri BUMN Rini M Soemarno yang kemungkinan akan menggantikan posisi Teten Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Selanjutkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kemungkinan akan menggantikan Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

Lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kemungkinan juga dapat menggantikan Darmin, atau kembali lagi ke posisinya semula sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan yang saat ini diduduki oleh Wiranto

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan diperkirakan akan menjadi Menteri BUMN menggantikan posisi Rini M. Soemarno, dan Archandra Tahar yang selama ini menjadi wakil menteri akan naik menggantikan posisi Jonan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dapat digantikan oleh Yahya Cholil Stafuq Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi kelompok islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam risetnya tersebut, Bahana memperkirakan pasar akan berjalan netral cenderung positif meski tak terlalu signifikan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini