Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Infrastruktur Belum Mampu Rapatkan Jurang si Kaya dan si Miskin

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2017 |20:55 WIB
Pembangunan Infrastruktur Belum Mampu Rapatkan Jurang si Kaya dan si Miskin
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin per Maret 2007 justru bertambah 6.900 orang, meski secara persentase turun 0,06% dan angka ketimpangan Maret 2017 sebesar 0,393. Sehingga pemerintah harus bekerja keras untuk menekan jumlah penduduk miskin tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah saat ini sedang belanja besar-besaran untuk infrastruktur guna mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Memang serapannya tidak terlihat tahun ini, tapi infrastruktur akan terlihat saat nantinya sudah terbangun.

"Sehingga memang pada masa di mana pemerintah membelanjakan untuk proyek-proyek infrastruktur mungkin kemiskinan dan pemerataan belum langsung turun. Biasanya baru pengaruhnya pada saat infrastruktur itu telah selesai terbangun," ungkap Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Sri Mulyani mencontohkan proyek infrastruktur yang dimaksud di antaranya seperti jalan raya, yang bila belum selesai pembangunan keseluruhannya maka keseluruhan aktivitas ekonominya pun belum terlihat.

"Oleh karena itu, di masa di mana kita mengeluarkan belanja infrastruktur, maka belanja sosial harus mengimbangi supaya masalah tadi kemiskinan dan kesenjangan tidak makin melebar pada saat belanja modal yang besar ini terjadi," jelasnya.

Namun, Menkeu menjelaskan, dari sisi statistik akan terus menunjukan indikasi bahwa kemiskinan dan kesenjangan tidak akan langsung menurun drastis setelah pembangunan infrastruktur tersebut. Tapi membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Mungkin ada lag-nya, ada jedanya, sekitar dua atau tiga tahun sesudah ini. Nanti kita akan liat pada masa-masa itu. Namun pada saat seperti inipun Presiden telah menggariskan bahwa pengeluaran pemerintah terutama untuk kelompok miskin," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement