nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspor Ditaksir Melandai, BI: Pertumbuhan Penjualan Ritel Melambat

Dedy Afrianto, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 23:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 20 320 1741046 ekspor-ditaksir-melandai-bi-pertumbuhan-penjualan-ritel-melambat-6V4IjWO3Jd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai proses pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut pada triwulan II 2017 meskipun tidak sekuat perkiraan semula. Oleh karena itu, BI pun memperkirakan laju konsumsi akan lebih rendah daripada perkiraan.

"Pertumbuhan konsumsi berpotensi lebih rendah sebagaimana tercermin pada perlambatan pertumbuhan penjualan ritel," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat di Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Menurutnya, kinerja ekspor akan tetap tumbuh meskipun lebih rendah dari perkiraan semula, terutama dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan volume ekspor produk primer dan manufaktur.

Sebaliknya, investasi tumbuh lebih baik terutama nonbangunan, ditopang investasi terkait sumber daya alam, di tengah investasi bangunan yang masih cukup baik terkait dengan proyek infrastruktur pemerintah dan sektor konstruksi swasta.

"Ke depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan membaik ditopang oleh peningkatan kinerja ekspor dan investasi. Dengan perbaikan pada paruh kedua 2017, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan 2017 masih dalam kisaran 5%-5,4%," jelas dia.

Oleh karenanya, BI melihat sejumlah risiko yang dapat berdampak pada prospek pertumbuhan ekonomi perlu tetap diwaspadai, terutama terkait dengan belum kuatnya permintaan domestik, sejalan dengan masih berlanjutnya proses konsolidasi korporasi dan perbankan.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini