"Jadi kan karena ini kereta nanti harus betul-betul dipersiapkan dengan baik. Tentu masalah keselamatan tidak bisa ditawar-tawa lagim Jadi pembangunan tidak bisa instan yah menurut saya. Karena harus lakukan kajian yang cermat," tuturnya.
Dari kelangsungan bisnis, Aditya mengatakan, jangan sampai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi proyek yang gagal. Meskipun dilakukan business to business, tidak menggunakan dana APBN, tapi dalam konsorsium pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, ada perusahaan-perusahaan negara yang terlibat.
"Kita tidak mau ini gagal, karena yang dirugikan bangsa ini," pungkasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.