JAKARTA - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) segera mengeluarkan uji kelayakan sementara (pra-feasibility study/FS) untuk proyek kereta api cepat Jakarta-Surabaya. Dari kajian sementara, Jakarta-Surabaya dengan kereta api cepat dapat ditempuh dengan waktu 4,5 jam.
Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, BBPT mendapat kepercayaan untuk menyusun pra FS pengembangan kereta api cepat Jakarta-Surabaya. Kereta api ini diharapkan dapat mengurangi load penumpang transportasi udara Jakarta-Surabaya yang sangat tinggi dan ke depan mengurangi beban kepadatan jalan raya.
Baca juga: Wah, Uji Kelayakan Sementara Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Segera Tuntas!
Tercatat bahwa penumpang pesawat Jakarta-Surabaya pp (pulang-pergi) rata-rata 10 juta penumpang per tahunnya, sementara yang menggunakan kereta api hanya ratusan ribu.
"Untuk itu perlu langkah pemerintah mengalihkan beban moda transportasi darat dengan kereta api cepat dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 4,5 jam," ujarnya, di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (3/8/2017).
Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Diadu dengan Pesawat, Lebih 'Kencang' Mana?
Dia mengatakan, dalam pra-FS ada dua opsi pembangunan yakni mempertahankan existing track yang ada atau membangun baru. Jika membangun baru maka otomatis biayanya lebih mahal, tapi pembangunannya bisa memikirkan untuk masa depan.
Namun jika dibangun dengan track yang sudah ada bagaimana memaksimalkan kecepatan kereta ini. Pasalnya, BPPT memproyeksikan ke depan perjalanan kereta api cepat Jakarta-Surabaya akan terganggu karena masih ada kereta api lambat seperti sekarang.
"Jadi kalau menggunakan yang ada sekarang itu solusinya gimana supaya betul-betul kecepatan bisa ditempuh rata-rata 160 km per jam. Karena kan terlalu banyak stasiun kecil," ujarnya.
Baca juga: Apa Kabar Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya?
Dia melanjutkan, walaupun tidak berhenti di stasiun-stasiun kecil tersebut, tapi kecepatan pasti terhambat. Namun seperti apa hasilnya, ini masih dalam kajian di dalam pra-FS.
"Kita pertimbangkan antara cost sama idealnya seperti apa. Termasuk teknologinya juga. Ini kita kaji ya," tandasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.