Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Murah! Harga Rusun di Stasiun Tanjung Barat Tak Sampai Rp200 Juta

Trio Hamdani , Jurnalis-Selasa, 15 Agustus 2017 |17:09 WIB
Murah! Harga Rusun di Stasiun Tanjung Barat Tak Sampai Rp200 Juta
Foto: Trio/Okezone
A
A
A

JAKARTA – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut, rentang harga hunian berkonsep transit oriented development (TOD) di kawasan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan tak sampai Rp200 juta. Sebab, rumah susun (rusun) ini akan ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Jadi di sini akan dibangun hunian untuk masyarakat, untuk rakyat terutama yang berpenghasilan Rp4 juta-Rp7 juta itu yang untuk Rusunami. Harganya dihitung, supaya di bawah Rp200 juta," kata Basuki di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Namun, rusun di Stasiun Tanjung Barat ini tidak hanya untuk MBR. Di lokasi yang sama, Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, untuk unit hunian MBR di kawasan ini jumlahnya hanya 289 unit dari total keseluruhan mencapai 1.232 unit. Artinya, sisanya adalah rusun yang dibangun untuk unit komersial.

Baca Juga:

"Jadi saya kira ini suatu inovasi di lahan cuma 1,2 hektare. Kan tidak terlalu luas tapi bisa membuat sekira 1.200 hunian, itu bukan main-main. Kalau ukuran 36 saja sudah butuh berapa hektare kalau dia landed. Karena ini apartemen cuma butuh 1,2 hektare, 1,2 hektare pun tak sepenuhnya dibikin bangunan kan. Hanya 60% untuk bangunan, 40% untuk kawasan terbuka," jelas Basuki.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement