Basuki menilai, kelancaran dalam pembangunan hunian berkonsep TOD ini dapat terlaksana berkat kerjasama dan dorongan dari Kementerian BUMN. "Saya kira ini kontribusi BUMN di bawah pimpinan Bu Rini untuk terus memenuhi backlog kita yang masih 11,6 juta," jelasnya.
Baca Juga:
Rencananya, hunian yang masih dalam tahap awal pengerjaan ini sudah akan dipasarkan pada September. Maka bagi siapa saja yang berminat bisa segera memesan satu bulan lagi.
Untuk diketahui, kawasan hunian berkonsep TOD ini digarap oleh Perum Perumnas bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pemilik lahan. Di dalamnya akan dibangun hunian dua tipe, yakni hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan hunian komersial dengan harga yang tentunya lebih mahal.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.