Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hunian Berkonsep TOD Jangan Sampai Wacana dan Bikin Gregetan Doang!

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 30 Agustus 2017 |19:37 WIB
Hunian Berkonsep TOD Jangan Sampai Wacana dan <i>Bikin</i> Gregetan <i>Doang</i>!
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pengembangan kawasan permukiman berkonsep transit oriented development (TOD) merupakan sesuatu yang dianggap menarik oleh pengembang. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya pengembang yang mulai mengincar kawasan yang berpotensi menjadi TOD baik dari BUMN maupun swasta.

Head of Research Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan konsep TOD sangatlah bagus. Namun sayangnya, konsep tersebut hanya sebatas konsep yang tak ada realisasinya.

"TOD bagus bagus aja tapi sampai dengan saat ini cuma planning doang. Artinya akhirnya kita juga gregetan," ujar Anton saat ditemui di Kantor Savills, Jakarta, Rabu (30/8/3017).

Baca Juga: Sandiaga: Mal Sudah Terlalu Banyak, Saatnya Bangun Hunian

Bahkan lanjut Anton, meskipun sudah dilakukan groundbreaking, konsep hunian menarik ini belum juga mulai pekerjaan. Padahal seharusnya konsep sebagus ini sayang sekali jika harus terabaikan.

"Maksudnya kenapa gitu sampai dengan saat ini enggak ada realisasi. Meskipun sudah groundbreaking tapi sampai saat ini belum juga berjalan pembangunannya," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Asal Bangun Perumahan Berkonsep TOD Tanpa Perhatikan Akses

Anton menduga, tak jalannya konsep hunian ini dikarenakan rumitnya regulasi yang ada di dalamnya. Sehingga dirinya menyarankan baiknya jika dalam penggarapan hunian TOD ini, pemerintah lebih baik tidak ikut campur dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak swasta.

"Mungkin semua swasta akan mungkin terealisasi karena engga mungkin mundur mundur kalau swasta yang ngerjain. Kayak di Bintaro Exchange Mall itu kan dia perancang bangunannya ngasih lihat konsep terowongan bawah tanah yang nantinya akan langsung menghubungkan dari mal menuju stasiun, itu sangat luar biasa jika terealisasi," imbuhnya

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement