Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pede, Gubernur BI Prediksi Agustus Bisa Deflasi

Ulfa Arieza , Jurnalis-Jum'at, 01 September 2017 |14:03 WIB
<i>Pede</i>, Gubernur BI Prediksi Agustus Bisa Deflasi
Gubernur BI Agus DW Martowardojo. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi indeks harga konsumen (IHK) Agustus 2017 mencapai 0,01%. Prediksi ini didasarkan pada hasil survei pemantauan harga (SPH) yang dilakukan Bank Indonesia.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan inflasi minggu sebelumnya.

"Kalau inflasi saya mengikuti sampai minggu keempat survei kita, itu inflasi ada di kisaran 0,01% bahkan itu lebih rendah dibandingkan minggu yang lalu 0,02%," tuturnya di komplek Masjd Baitul Ihsan Bank Indonesia, Jumat (1/9/2017).

"Kalau setelah hari kerja diumumkan, semoga inflasinya rendah seperti itu atau mungkin bisa deflasi karena dalam survey 0,01% kan cukup rendah," tambahnya

Baca Juga: Wah, BI Catatkan Inflasi Minggu Pertama Agustus 0,02%

Agus melanjutkan, apabila inflasi berada di angka 0,01% maka inflasi secara tahunan diperkirakan akan berada di angka 3,9% year on year (yoy). Artinya, inflasi bakal lebih rendah dari 4% atau sesuai dengan target inflasi akhir tahun bank sentral yakni 4%.

"Kita optimistis bahwa inflasi di 2017 dan 2018 akan sesuai dengan perkiraan kita. Perkiraan kita inflasi 2017 ada di 4% kurang lebih dan 2018 bahkan lebih rendah lagi 3,5%. Jadi ini apabila bisa kita capai, baik untuk kesehatan ekonomi kita," tambahnya.

Menurut Agus, perbaikan harga komoditas dan jasa transportasi pasca-lebaran, adalah faktor yang membuat inflasi kembali normal. Alasannya, kenaikan harga komoditas dan jasa menyumbang inflasi periode Lebaran.

Baca Juga: Pantauan BI: Harga Barang Terkendali, Inflasi Sampai Akhir Tahun 4%

Saat ini, tercatat harga beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, telur, dan daging yang sempat melejit saat lebaran mulai normal kembali. Sama halnya dengan jasa angkutan udara dan angkutan antarkota.

"Sekarang ini adalah tahapan koreksi di mana harga itu kembali turun dan kita harapkan di bulan September ini dampak dari hari lebaran sudah bisa netral kembali," kata dia.

Sementara itu, laju inflasi pada Juli 2017 sebesar 0,22% month to month (mtm). Adapun inflasi secara tahunan pada Juli 2017 sebesar 3,88% year on year (yoy).

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement