F. Analisis Bisnis
|
INVESTASI AWAL |
|
|
Kompor, elpiji, dan wajan |
Rp1.800.000 |
|
Meja, kursi, piring, dan gelas |
Rp1.200.000 |
|
Beras, daging, ikan dan minyak |
Rp2.280.000 |
|
Air minum dan bumbu |
Rp700.000 |
|
Total investasi awal |
Rp5.980.000 |
Masa manfaat peralatan adalah 3 tahun (36 bulan) dan memiliki nilai residu sebesar Rp100.000. Biaya penyusutan per bulan adalah (Rp3.000.000-Rp100.000): 36 dibulatkan menjadi Rp81.000 per bulan.
Harga per porsi nasi goring Rp8.000. Dalam sehari asumsi laku sebanyak 20 porsi. Jadi omzet per bulan adalah Rp8.000x20x30 = Rp4.800.000.
|
BIAYA OPERASIONAL |
|
|
Biaya promosi |
Rp150.000 |
|
Biaya penyusutan peralatan |
Rp81.000 |
|
Biaya tranportasi dan lain-lain |
Rp650.000 |
|
Upah karyawan 2 orang |
Rp1.200.000 |
|
Total biaya operasional |
Rp2.081.000 |
Analisis Break Even Point (BEP)
Omzet Rp4.800.000 dengan total biaya operasional Rp2.081.000 di mana laba menjadi Rp2.719.000. Prediksi balik modal sekira 2,2 bulan.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.