CENGKARENG - Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, pesawat Garuda Indonesia Boeing 747-400 (B747-400) memang sudah waktunya pensiun karena telah mencapai usia 23 tahun.
Agus menilai ada dua penyebab suatu pesawat ini harus dipensiunkan. Pertama karena tujuan utama Indonesia adalah Arab Saudi di mana negara tersebut membuat regulasi maksimal pesawat yang masuk ke negaranya berusia 25 tahun dan kedua adalah biaya yang semakin mahal jika usia semakin tua.
"Ini kan penerbangan terakhir membawa jamaah haji dikarenakan di negara Arab Saudi sendiri membatasi usia pesawat hingga 25 tahun. Walau masih ada 2 tahun lagi tapi penerbangan B747 tidak bisa dilanjutkan sebab perawatannya juga mulai mahal," ungkapnya di Kantor GMF, Jakarta, Senin (9/10/2017).
Baca Juga: Pensiun, Garuda Indonesia Beri Penghormatan untuk Boeing 747-400
Menurutnya, setiap negara mempunyai regulasi masing-masing yang ditetapkan bagi seluruh pesawat yang masuk ke negaranya. Indonesia juga memiliki regulasi untuk pesawat yang masuk yakni berusia 35 tahun.