Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebelum Ditolak Arab Saudi, Boeing 747-400 Dipensiunkan di Usia 23 Tahun

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2017 |16:36 WIB
Sebelum Ditolak Arab Saudi, Boeing 747-400 Dipensiunkan di Usia 23 Tahun
Foto: Boeing 747-400
A
A
A

Selain itu, meski masih memiliki waktu 2 tahun sebelum 25 tahun atau sesuai dengan batasan negara Arab Saudi, penerbangan pesawat harus dihentikan. Pasalnya semakin tua, perawatan pesawat semakin mahal.

"Pesawat semakin tua semakin sulit maintainance-nya. Kalau sudah 25 tahun ke atas maintenancenya biasanya spending uangnya banyak. Itu juga lah yang menjadi kalkulasi ekonomi kala suatu pesawat itu dipensiunkan karena akan dilihat ekonomis atau tidak," jelasnya.

 Baca Juga: Boeing 747-400 Pensiun, Garuda Siapkan Pesawat Baru Berbadan Lebar

"Untuk pesawat ini economic lite-nya diperkirakan sesuai dengan peraturan yang ada di negara sana 25 tahun. Di Indonesia juga demikian kenapa di Indonesia ini aturan untuk pesawat penumpang bukan 25 tahun tapi 35 tahun. Kita lebih tua karena kami yakin dengan supporting daripada maintainance tadi di Indonesia yang cukup handal dalam merawat pesawat-pesawat," tukasnya.

Adapun, Boeing 747-400 merupakan armada terbesar dari sejumlah armada yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia. Pesawat ini memiliki kapasitas 428 penumpang yang terdiri dengan 42 kursi di kelas eksekutif dan 386 sisanya di kelas ekonomi, dengan AVOD yang hanya tersedia di kelas eksekutif.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement