Share

Simak! Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Sarankan Bank BUMN Suntik Modal ke BPD

Ulfa Arieza, Okezone · Senin 09 Oktober 2017 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 09 320 1792087 simak-ikatan-sarjana-ekonomi-indonesia-sarankan-bank-bumn-suntik-modal-ke-bpd-ZYrgpRXxsP.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Pembangunan Daerah (BPD) diharapkan mampu menjadi tulang punggung pembangunan perekonomian daerah. Sayangnya, peran tersebut belum dapat diemban dengan maksimal oleh mayoritas BPD. Padahal, pembangunan nasional adalah akumulasi dari pembangunan di tiap daerah.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Muliaman D Hadad mengatakan, untuk menguatkan BPD maka diperlukan adanya kerjasama antara BPD dengan bank-bank BUMN yang notabene memiliki modal besar. Tidak hanya itu, BPD dapat belajar mengenai pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dari bank BUMN.

"Bank BUMN itu bisa membuka hubungan erat dengan BPD di seluruh Indonesia, karena bank BUMN jaringannya luas sampai ke desa dan provinsi, sehingga kerjasama bank BUMN dengan BPD menjadi solusinya" ujarnya di Kantor Pusat ISEI, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Mantan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu melanjutkan, kerjasama antara bank BUMN dengan BPD dapat menjadi sumber pendaan baru bagi pembangunan daerah. Saat ini, salah satu jenis pendanaan daerah yang dirasa Muliaman efektif, yaitu kemitraan antara pengusaha besar dengan UKM.

"Saya rasa kerjasama antara BPD dengan bank BUMN bisa menjadi salah satu sumber pembiyaan dari daerah selain kemitraan antara perusahaan besar dengan UKM," kata dia.

Pernyataan Muliaman ini diamini oleh Gubernur Lampung, Ridho Ficardo. Dia menilai hal yang menghambat perkembangan BPD selain dari sisi modal, adalah kurang maksimalnya kualitas SDM.

Oleh karena itu, dia mendorong BPD Lampung yang saat ni berada di posisi 23 dari total 26 BPD di Indonesia untuk berkembang melalui kerjasama dengan Bank BUMN.

"Penyertaan modal dari luar kami dalam hal ini juga melakukan kerjasam dengan bank BUMN, kalau tidak salah maksimal 20%. Tujuannya juga bukan investasi saja tapi juga transfer knowledge dan SDM," katanya.

Dia menyebut, saat ini BPD Lampung tengah menjajaki kerjasama dengan Bank BUMN. "Yang kami lakukan hari ini berdasarkan aturan diperkenakan untuk penyertaan modal dari luar. Kami berusaha bekerjasama dengan BUMN dalam hari ada beberapa kandidat, antaranya BRI,BNI, dan lainnya supaya menanamkan modal," kata dia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini