Dititipkan Rp11,5 Triliun, BPD Baru Salurkan Rp1,8 Triliun

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 320 2277978 dititipkan-rp11-5-triliun-bpd-baru-salurkan-rp1-8-triliun-XSM7DambJG.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran penempatan dana Pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) baru mencapai Rp1,8 triliun. Pasalnya, ada 7 BPD yang menerima penempatan dana tersebut.

Saat ini ada, tujuh BPD yang sudah menerima penempatan dana antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) senilai Rp2,5 triliun, PT Bank DKI Jakarta Rp2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Rp2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) Rp2 triliun, dan PT Bank SulutGo Rp2 triliun.

 Baca juga; Sri Mulyani Tegas ke Anies-Kang Emil: Tolong Awasi Dana Rp11,5 Triliun di BPD

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan pemerintah telah menitipkan dana Rp11,5 triliun pada akhir Juli 2020 lalu.

“Pemerintah juga melakukan penjaminan, penempatan dana PEN di 4 himbara itu ditempatkan sebesar 30 triliun dan sudah disalurkan 79,7 trilun atau target tersebut yang diharapkan 90 triliun. Hampir dekati target. Di BPD sudah ditempatkan 11,5 triliun dan baru disalurkan 1,8 triliun dan ini masih terus karena bank yang disalurkan adalah bank-bank kecil," kata Airlangga dalam video virtual, Selasa (15/9/2020).

 Baca juga: Tokoh Banten : Berubah Jadi Bank Syariah diharapkan Mampu Selamatkan Bank Banten

Dia melanjutkan pemerintah juga menyalurkan penjaminan korporasi padat karya sebesar Rp5 triliun yang bisa cover sektor. Lalu, penyaluran banpres produktif diberikan ke 5,5 juta dengan total penyaluran Rp13,4 triliun.

"Jadi program ini dilanjutkan di 7 sektor dgn skala kesehatan bansos padat karya terus dilakukan sampai 2021 dan kegiatan lain juga dijalankan," bebernya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini