nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gaet Kemendagri, Dirut MNC Finance: Bisa Mengurangi Risiko Kredit Macet

Jum'at 20 Oktober 2017 22:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 20 320 1799634 gaet-kemendagri-dirut-mnc-finance-bisa-mengurangi-risiko-kredit-macet-s7g3wrfTrs.jpg Direktur Utama MNC Finance Suhendra Lie (Foto: Giri Hartomo/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri bersama sepuluh lembaga termasuj PT MNC Finance melakukan kerjasama untuk pemanfaatan identitas tunggal. Dengan kerjasama tersebut nantinya lembaga yang bekerjasama akan memiliki keistimewaan dapat mengakses data dari nasabahnya.

Direktur Utama PT MNC Finance Suhendra Lie mengatakan dengan adanya data tunggal dari Disduk Capil maka bisa meminimalisir risiko kredit. Hal ini dikarenakan dengan adanya ketinggalan data nasabah, pihaknya bisa mengetahui identitas dari nasbaah yang memiliki data nasabah yang tidak benar.

"Kalau dengan kerjasama ini tujuannya untuk mengurangi risiko di kredit macet sehingga bisa melihat menghindari konsumen yang datanya tidak benar sehingga secara resiko bisa terminimalisir," ujarnya saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Sehingga Suhendra, dengan kerjasama ini proses kredit jauh lebih mudah. Di samping mendukung pemerintah untuk program data tunggal dalam kependudukan.

"Saya harap, ini bisa menjadi satu motor pendukung Indonesia untuk data tunggal, karena ini sangat baik untuk kami. Dengan ini proses kreditnya jauh lebih baik," jelasnya.

Menurut Suhendra kerjasama ini akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Karena saat ini tim teknis dari MNC Finance sudah siap untuk menjalankan program ini.

"Target kami kualitas kredit kami jauh lebih baik sehingga menyortir mana yang benar dan yang tidak benar. Sehingga bisa memberikan kredit. Direalisasikannya minggu depan tim teknisnya juga sudah siap," ucapnya.

Sementara itu di tempat berbeda Ketua Koperasi Sahabat Mitra Sejati Cepot Yana Mulyana mengatakan dengan kerjasama ini, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya nasabah dari koperasi. Bagi pelaku usaha juga bisa memberikan benefit yang sangat baik karena bisa mengurangi risiko.

"Dengan adanya kerjasama ini akan memberikan kemudahan oleh masyarakat nanti ke depannya tidak membuat KTP lagi karena dengan sidik jari data sudah masuk semua. Untuk kita pelaku usaha ada benefit ada data yang pasti untuk perbandingan. Saya rasa sangat baik akan kita dorong. Prinsip yang dicapai adalah big data," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini