JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita sebelumnya mengatakan belum ada izin impor untuk rokok elektrik atau vape yang selama ini beredar di Indonesia. Oleh karenanya, dia akan mengeluarkan larangan terbatas (lartas) yang sangat terbatas bahkan hampir dilarang untuk peredarannya.
Pasalnya kandungan di dalam rokok elektrik juga berbahaya bagi kesehatan terutama anak kecil yang juga sudah menggunakan rokok tersebut. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang meminta Mendag Enggar membatasi peredarannya.
Direktur Jenderal Ditjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan, karena hal ini lah pihaknya menetapkan cukai rokok elektrik untuk pertama kalinya. Penetapan dilakukan karena isi cairan yang ada di rokok elektrik terbuat dari tembakau.
"Semua hasil tembakau adalah objek dari pada cukai yang untuk pertama kalinya 57%," ungkap Heru, Kamis (2/11/2017).
Baca Juga: Terungkap! Tak Berizin, Mendag Bakal Larang Peredaran Rokok Elektrik