Image

PT Timah, Antam dan PTBA Digabung Bisa Menguatkan BUMN Tambang

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 18:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814632 pt-timah-antam-dan-ptba-digabung-bisa-menguatkan-bumn-tambang-d6g00mGmju.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA – Pemerintah merencanakan pengubahan tiga perusahaan tambang milik negara berstatus Badan Umum Milik Negara (BUMN) menjadi nonpersero. Hal ini akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Antam Tbk pada 29 November 2017.

Tiga perusahaan tambang yang akan diinduki oleh PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum (Persero) yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS).

 Baca juga: Rencana Penjualan Antam, Jangan Sampai Jatuh ke Tangan Asing!

Sesmen BUMN 2005-2010 Said Didu mengatakan, penggabungan 3 perusahaan tersebut menjadi holding BUMN tambang dinilai bagus.

“Langkah bagus dalam rangka menguatkan BUMN, Kalau kuat bisa menambah tambang di mana-mana,” ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

 Baca juga: Sahamnya Dialihkan, Antam Tetap Jadi Perusahaan Publik

Selain itu, lanjutnya, dari perubahan tersebut tidak akan membuat suatu masalah. Ini hanyalah pengalihan kepemilikan. “Tidak ada problem biasa saja. Itu hanya pengalihan kepemilikan saja,” jelas Said.

Sebelumnya, Guna memuluskan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tambang, pemerintah akan segera mengalihkan kepemilikan saham seri B pada tiga perusahaan tambang BUMN kepada PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum (Persero).

Tiga perusahaan tambang yang dimaksud adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).

Baca juga: Antam Cs Tak Lagi Berstatus Persero, Nasibnya Bakal Kayak Indosat?

Ketiganya bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara bersamaan pada 29 November 2017 dengan agenda perubahan kepemilikan saham di perseroan sehubungan dengan Peraturan Pemerintah mengenai penambahan penyertaan modal negara (PNM) ke dalam modal saham PT Inalum yang mengakibatkan berubahnya status perseroan menjadi non persero.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini