Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dulu Berjaya, Kok Industri Hulu Migas Justru Melempem?

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 16 November 2017 |20:21 WIB
Dulu Berjaya, <i>Kok</i> Industri Hulu Migas Justru Melempem?
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berusaha untuk membuat industri hulu migas kepada kekayaannya. Untuk itu, industri ini perli untuk tetap berada di track yang benar.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan pada masa lampau, industri hulu migas di Indonesia pernah mencapai masa kejayaannya. Di mana pada periode tahu 1977 hingga 1997, Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor minyak terbesar di dunia dengan total produksi 1,7 juta barel minyak.

"Ini tujuan utama kita membuat industri hulu Migas on the track artinya saat industri hulu Migas kita yang mencapai puncak 1977 ataupun di tahun 1997 itu di mana Indonesia masih sebagai negara ekspor minyak kita produksi 1,7 juta barel minyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Namun sayangnya kejayaan tersebut saat ini mulai memudar. Bagaimana tidak saat ini Indonesia hanya mampu memproduksi 800.000 barel dari total kebutuhan 1,6 juta barel.

Baca juga: Penyederhanaan Izin Migas Dimulai Kuartal I Tahun Depan

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement