nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Google Indonesia Lunasi Pajak 2015, Sri Mulyani: Saya Hargai

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 30 November 2017 22:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 30 20 1823436 google-indonesia-lunasi-pajak-2015-sri-mulyani-saya-hargai-aoyBnX3V8h.jpg Foto: Lidya/Okezone

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim bahwa pihak Google Indonesia telah membayar lunas pajaknya untuk tahun 2015. Adapun pembayaran dilakukan siang ini namun tidak bisa disebutkan angka pastinya.

Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan ini adalah kerja yang baik dari Ditjen Pajak sudah bisa membuat Google Indonesia membayar Pajak nya. Meski baru untuk tahun 2015 tapi ini adalah sesuatu yang harus dilihat karena bisa menambah penerimaan negara hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Google Bayar Pajak, Giliran Facebook dan Twitter Dikejar-kejar

"Saya tentu menghargai kesepakatan antara Ditjen Pajak dengan Google. Ini adalah suatu proses yang cukup panjang bagi kami dan Ditjen Pajak di dalam melakukan berbagai macam negosiasi untuk memajaki perusahaan besar seperti Google," ungkapnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, setelah melalui proses panjang ini, maka nantinya akan lebih mudah lagi untuk mendapatkan kepatuhan Google selama beroperasi di Indonesia. Oleh karenanya, ia yakin bisa menarik Pajak Google untuk tahun 2016.

Baca Juga: Google Lunasi Pajak, Dirjen Pajak Berharap Perusahaan Lain Menyusul

"Semoga ini terus terjaga karena yang kita diskusikan saat ini adalah kewajiban pajak Google dari 2015. Jadi ada beberapa tahun ke depan yang harus terus kita pajaki," jelasnya.

Sementara itu, ia menyatakan niat baik Google ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan yang bekerja di bidang yang sama untuk membayarkan pajaknya. Karena ada beberapa perusahaan seperti Google yang belum melunasi Pajak selama beroperasi di Indonesia.

"Ini paling tidak memberikan langkah awal yang bisa kita gunakan untuk institusi-institusi lain yang kita lihat memiliki model bisnis yang sama. Ini akan memberikan kepastian usaha bagi semuanya," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini