Share

Diskon Akhir Tahun, Waspada Lapar Mata Lihat Harga Murah

Anisa Anindita, Okezone · Senin 04 Desember 2017 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 01 320 1823703 diskon-akhir-tahun-waspada-lapar-mata-lihat-harga-murah-Yzc3VT4gpS.jpg Ilustrasi Diskon. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjelang pergantian tahun, ada satu hal yang selalu ditunggu oleh orang-orang. Apalagi kalau bukan Diskon Akhir Tahun. Hampir semua toko, baik online maupun offline, berlomba-lomba memberikan penawaran diskon dan promo untuk para calon pembeli.

Entah diskonnya di mal atau ritel online, yang jelas hal pertama harus kita siapkan adalah dana dan mengetahui berapa total yang sekiranya akan kita keluarkan. Kalau ingin memberi hadiah akhir tahun kepada seseorang, membuat dulu daftar tentang siapa saja yang akan menerimanya.

Perencana Keuangan Andi Nugroho memberikan tips agar tidak kalap saat menghadapi diskon akhir tahun atau pesta diskon online. Pertama, adalah membuat range atau anggaran pengeluaran dalam satu bulan.

“Berarti tipsnya pertama buat range anggaran pengeluaran dalam sebulan. Misalnya untuk konsumsi sehari sebesar 50% dengan diantaranya makan, transportasi, uang jajan anak, uang sekolah anak, bayar air, dan sebagainya,” kata Andi kepada Okezone.

Setelah hal tersebut terpenuhi, selanjutnya sisihkan 5% dari total pemasukan untuk keperluan sosial kita. Lebih tepatnya, untuk keperluan charity, dana sosial, dan sedekah.

Setelah itu, sisihkan kembali sebesar 10% dari total pemasukan, yang bermanfaat sebagai dana darurat. Dana darurat untuk pribadi atau bahkan tetangga rumah yang tertimpa kemalangan. Selanjutnya, sisihkan 10% dari total gaji yang kita dapat untuk sebagai investasi dan tabungan masa depan.

Smentara itu, kita bisa memisahkan 10% dari total pemasukan yang kita dapat untuk menambah pengetahuan kita akan informasi, misalnya saja membeli buku. Dan yang terakhir, sisihkan sebesar 10% dari total gaji yang kita dapat untuk hiburan.

“Jadi kira-kira rinciannya seperti ini, 5% untuk charity, 10% untuk dana darurat, 10% untuk investasi dan tabungan, 10% untuk menambah knowledge kita, dan 10% lagi untuk hiburan,” jelas dia.

Tips kedua adalah disiplin terhadap range yang sudah dibuat, dengan demikian maka Anda masih mempunyai cadangan dana saat dibutuhkan. Sedangkan tips yang ketiga adalah bijak saat menentukan barang apa yang akan dibeli. Tidak mudah terbujuk dengan diskon besar-besaran yang situs belanja online tawarkan, dan harga murah yang diberikan.

“Yang kedua, disiplin terhadap range yang kita buat. Yang ketiga, jangan lapar mata, kalau tau kita lapar mata, jangan buka situs belanja online. Dan jangan mudah tergiur dengan harga terjangkau dari suatu barang. Misalnya saat buka situs belanja online, ada baju harganya Rp100.000, beli. Nah kalau seperti itu namanya lapar mata,” tukas Andi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini