nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Agung Erupsi, Jumlah Turis Asing di Oktober Menyusut 4,54%

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 13:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 04 320 1824766 gunung-agung-erupsi-jumlah-turis-asing-di-oktober-menyusut-4-54-wVSWBKuJpw.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Oktober 2017 jumlah wisatawan asing (wisman) yang masuk ke Indonesia sebanyak 1,16 juta orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4,54% dibandingkan September 2017 (month to month).

Namun dibandingkan dengan Oktober 2016 sebanyak 1,04 juta kunjungan masih mengalami pertumbuhan sebesar 11,33%. Penurunan jumlah wisman ini karena bencana alam yang melanda Bali, dimana I Gusti Ngurah Rai mengalami pengurangan jumlah kunjungan.

"Pariwisata alami penurunan dibandingkan September 1,21 juta atau turun 4,54%. karena meletusnya gunung (Agung), tetapi year on year (yoy) masih alami pertumbuhan 11,33%," ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (4/12/2017).

 Baca Juga: Erupsi Gunung Agung, Menko Darmin Sebut Sektor Pariwisata Mulai Terganggu

Jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2017 ini masuk melalui 19 pintu utama sebanyak 964,89 ribu kunjungan dan yang masuk melalui luar 19 pintu utama sebanyak 193,71 ribu wisman. Adapun jumalh wisman reguler mengalami kenaikan sebesar 2,70%

"Kalau dipilah, bisa dilihat mayoritas 19 pintu utama yaitu 964,889 ribu, yang diluar pintu utama 193,71. Mayoritas adalah wisman reguler, itu jumlah wisman Oktober 2017," jelasnya.

 Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Ditutup, Dunia Pariwisata Kehilangan Rp234 Miliar

Sementara itu, secara kumulatif selama Januari-Oktober jumlah wisman mencapai 11,62 juta kunjungan atau mengalami kenaikan 23,55% dibangkan Oktober 2016 lalu.

"Pergerakan jumlah wisman tahunan dari 2014-2017, pada 2014 hanya 9,4 juta, 2015 meningkat jadi 10,2 juta, 2016 jadi 11,5 juta, dan sampai saat ini 11,6 juta. Berarti terjadi kenaikan 23,55%, kita berupaya peningkatan jumlah wisman, karena wisata di Indonesia banyak sekali," kata Kecuk.

Selain itu, bedasarkan kewarganegaraan, jumlah wisman terbesar yang mengunjungi Indonesia masih berasal dari China sebesar 167,7 ribu atau naik 14,47% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy). Kedua dari Singapura naik 9,82% menjadi 113,8 riby (yoy), Malaysia naik 9,87% menjadi 113,3 ribu (yoy) dan Australia naik 8,73% menjadi 101,2 ribu (yoy) serta Jepang naik 3,7% menjadi 42,8 ribu.

"China selalu nomor satu. Untuk Singapura dna Malaysia selalu berganti-ganti posisi," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini