Image

Harga Bitcoin Cetak Rekor Lagi, Tembus Rp224 Juta

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 09:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 08 278 1827139 harga-bitcoin-cetak-rekor-lagi-tembus-rp224-juta-8fmpXCBttu.jpg Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Harga Bitcoin BTC = BTSP kembali mencetak rekor tertinggi mereka dan bergerak di atas USD16.600 atau sekira Rp224,1 juta jika mengacu kurs Rp13.500 per USD, setelah mendaki lebih dari 67% minggu ini. Namun, investor khawatir Bitcoin akan menjadi gelembung yang mudah meledak.

Pertukaran kriptocurrency terbesar di AS tersebut, berjuang untuk mengikuti arus saat harga melonjak. Pasalnya, dengan peluncuran kontrak berjangka bitcoin pertama di New York yang akan mendorong minat investor.

Para investor Bitcoin mengatakan bahwa koin digital tersebut adalah media pertukaran yang baik dan dapat digunakan sebagai aset safe haven, sama seperti logam mulia. Mereka juga berpendapat bahwa ini lebih baik daripada mata uang tradisional karena tidak tunduk pada manipulasi bank sentral. Pasokan bitcoin diperkirakan mencapai 21 juta, dengan sekira 16,7 juta diperdagangkan.

Meski demikian, para kritikus mengatakan bahwa kenaikan harga Bitcoin telah menciptakan gelembung yang sebagian besar didorong oleh spekulasi, membuat bitcoin rentan terhadap pembalikan tajam. Chief Executive JPMorgan Chase & Co (JPM.N) Jamie Dimon menyebut bitcoin sebagai penipuan.

Baca juga: Larang Gunakan Bitcoin, Gubernur BI: Bukan Alat Pembayaran yang Diakui Indonesia


Menurutnya, Bitcoin menjadi sebuah pertaruhan utama karena menjadi aset yang tetap tapi belum dipetakan. Selain itu, aset yang berjalan hampir vertikal biasanya harus membuat alarm bagi investor. Bagaimana tidak, cryptocurrency terbesar di dunia tersebut telah melonjak 17 kali lipat nilainya sepanjang tahun ini.

Analis mengatakan peluncuran yang dijadwalkan untuk akhir pekan ini dari futures bitcoin oleh Cboe Global Markets Inc (CBOE.O) Cboe Futures Exchange, salah satu bursa derivatif terbesar di dunia, membantu menaikkan harga pada ekspektasi bahwa hal itu akan menarik lebih banyak investor ke pasar.

Tidak jelas sampai sejauh mana bank-bank besar AS akan berpartisipasi dalam kegiatan terkait bitcoin baru. Goldman Sachs Group Inc (GS.N) tengah mengevaluasi spesifikasi dan atribut risiko untuk kontrak berjangka bitcoin sebagai bagian dari proses due diligence.

Baca juga: Sri Mulyani Mulai Khawatirkan Timbulnya Kerugian dari Bitcoin

Bitcoin naik ke USD16.615,62 pada bursa Bitstamp berbasis Luksemburg BTC = BTSP, naik hampir 22% dalam sehari. Coinbase, platform AS terbesar untuk membeli dan menjual kriptocurrency, mengatakan di Twitter bahwa mereka telah mengalami shut down, karena tingginya transaksi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini