Image

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Akankah Impor Ditambah?

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 17:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827436 gas-elpiji-3-kg-langka-akankah-impor-ditambah-4jYvww1eBL.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram (kg) tengah melanda sejumlah daerah di Indonesia. Belum diketahui apa penyebab dari kelangkaan ini.

Direktur Pemasaran Muchamad Iskandar mengatakan, dalam APBNP 2017 ditetapkan volume gas subsidi sebanyak 6,17 juta MT dan non subsidi sebanyak 800 ribu MT. Dari jumlah volume itu, 60% dilakukan impor karena pasokan gas dalam negeri masih belum mencukupi.

Baca juga: Pertamina Jual Elpiji 3 Kg Non-Subsidi Mulai Maret 2018

"Mengenai impor masih tetap pada posisi sama dari tahun ke tahun. Karena produksi domestik belum ada peningkatan 60%," ujarnya, di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta , Jumat (8/12/2017).

Untuk stok harian gas elpiji 3 kg sebesar 20.000 matric ton (MT) berada dikisaran 18,9 atau 19 hari rata-rata nasional atau dalam kondisi aman. Hingga akhir November realisasi penyaluran elpiji 3 kg subsidi mencapai 5,75 juta MT atau 93% dari kuota ditetapkan dalam APBN-P 2017 sebesar 6,19 juta MT.

Baca juga: Langka, Kementerian ESDM Imbau PNS Jangan Pakai Gas Elpiji 3 Kg

Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menambahkan, produksi dalam negeri memang belum bisa mencukupi untuk gas elpiji 3 kg. Hal ini dikarenakan lapangan gas kebanyakan memproduksi lean gas atau gas kering (C1), sementara kebutuhan seharusnya C3 atau C4.

"Tapi kita sekarang sedang memproduksi di lapangan Jangkrik, Mahakam juga. Itu makin lama C3 dan C4 semakin banyak. Jika banyak maka produksi LPG dalam negeri semakin kuat,"tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini