BOGOR - Tinggal menyisakan waktu sekira dua minggu menuju akhir tahun, bagaimana realisasi penerimaan pajak yang sekarang menjadi penopang keuangan negara?
Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Yon Arsal mengatakan, gambaran secara umum tentu penerimaan pajak tahun ini jauh lebih baik di tahun sebelumnya, sekalipun ada program pengampunan pajak (Tax Amnesty). Realisasi penerimaan pajak per pertengahan November 2017 mencapai 78% dari target Rp1.283 triliun.
"Kalau 100% memang berat. Tapi per November kemarin 78%. Itu temen-temen berartikan kurang berada di posisi jauh lebih baik, di mana Desember tahun lalu realisasi baru 70% termasuk tax amnesty," tuturnya di Hotel Jeep Station Indonesia, Bogor, Jawa Barat, Jawa Barat, Rabu (13/12/2017).
"Kalau dihitung waktu itu Rp958 triliun dengan short fall Rp400 triliun, sekarang short fall Rp260 triliun. Artinya periode satu bulan posisi lebih baik," tambah dia.
Dia mengatakan, dari jenis pajak sekarang tumbuhnya lebih stabil seperti PPN tumbuh 15%, impor 20%, PPh orang pribadi tumbuh 44%, badan 17%, PPh 21 tumbuh 6%. Sementara untuk basis sektoral juga pertumbuhan bagus seperti pertambangan tumbuh 30%.